Training Dasar 3 : Bertemu Untuk Bertumbuh, Bersama Menguatkan Ukhuwah, Menciptakan Dampak yang Bermakna

Radar 3 Assalam Sumbar
Foto Bersama Peserta Radar 3

Padang, 22–23 Agustus 2026. Sebuah pertemuan yang sarat dengan semangat belajar, kebersamaan, dan penguatan ukhuwah telah terlaksana melalui kegiatan RADAR 3 Assalam Sumbar 2026. Tahun ini mengusung tema “Bertemu Untuk Bertumbuh, Bersama Menguatkan Ukhuwah, Menciptakan Dampak yang Bermakna”. kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 22–23 Agustus 2026, bertempat di Tiger Camp, Lubuk Minturun, Kota Padang. Bentuk acara ini berupa pembekalan materi, diskusi dan pengembangan  kepribadian.

Radar 3 Assalam Sumbar merupakan kegiatan yang dikhususkan bagi peserta dari DPD tiap daerah yang telah menyelesaikan pendidikan SMA dan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Kota Padang, khususnya mahasiswa baru (maba). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempertemukan para mahasiswa dari berbagai daerah, membangun kedekatan, serta memberikan pembekalan yang relevan untuk menghadapi dunia perkuliahan dan aktivitas dakwah. Dalam sistem pengkaderan assalam, Radar 3 adalah Pengkaderan terakhir sekaligus lanjutan setelah Radar 1 & Radar 2. 

Rangkaian kegiatan pada hari pertama, Sabtu, 22 Agustus 2026, diawali dengan pembukaan. Pembukaan menjadi awal dari perjalanan dua hari yang diisi dengan berbagai materi dan aktivitas pengembangan kapasitas peserta. Setelah pembukaan, peserta mendapatkan beberapa materi yang dirancang untuk memberikan bekal dasar dalam menjalankan peran sebagai mahasiswa sekaligus bagian dari aktivis dakwah dan organisasi.

Materi pertama adalah Fiqih Prioritas & Fiqih Dakwah. Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya menentukan prioritas dalam menjalankan berbagai aktivitas, terutama ketika harus membagi waktu antara kewajiban pribadi, akademik, organisasi, dan dakwah. Peserta diajak memahami bahwa aktivitas yang banyak perlu disertai kemampuan menentukan mana yang lebih utama dan harus didahulukan.

Materi : Fiqih Prioritas & Fiqih Dakwah 
(Dr. Mahdivan Syafwan)

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi Analisis SWOT, Manajemen Event & Syiar Terpadu. Melalui materi ini, peserta dibekali kemampuan untuk melihat kondisi organisasi secara lebih sistematis melalui analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan. Selain itu, peserta diperkenalkan pada pentingnya perencanaan sebuah kegiatan serta bagaimana mengintegrasikan unsur syiar agar sebuah event tidak hanya berjalan dengan baik, tetapi juga mampu menyampaikan pesan dan memberikan manfaat kepada sasaran yang dituju.

Materi : Analisis SWOT, Manajemen Event & Syiar Terpadu.
(Ustadzah Oktaviani)

Materi berikutnya adalah Manajemen Konflik. Dalam kehidupan organisasi, perbedaan pendapat dan sudut pandang merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Karena itu, peserta diajak memahami bagaimana menghadapi konflik dengan bijak, membangun komunikasi yang baik, serta mencari solusi tanpa menghilangkan nilai ukhuwah.

Materi : Manajemen Konflik
(Ustadzah Rahmi Syafitri)

Memasuki hari kedua, Minggu, 23 Agustus 2026. kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan Senam Pagi & Outbound (Archery War). kegiatan diawali dengan senam pagi yang diikuti seluruh peserta. Selain menjadi sarana untuk menjaga kebugaran tubuh, senam pagi menjadi momentum untuk membangun semangat, mencairkan suasana, dan mempersiapkan energi peserta sebelum mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya. Suasana yang penuh keceriaan membuat pagi itu terasa lebih hangat dan semakin mempererat kebersamaan antarpeserta. 

Setelah senam pagi, peserta mengikuti kegiatan Archery War (panahan). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian outbound yang memberikan pengalaman berbeda bagi peserta. Selain menjadi sarana rekreasi dan membangun kebersamaan, kegiatan panahan melatih fokus, konsentrasi, ketepatan, kesabaran, serta keberanian dalam menentukan sasaran. Suasana kegiatan yang berlangsung secara kompetitif namun tetap penuh kebersamaan membuat peserta dapat menikmati momen di luar ruangan sekaligus semakin mengenal satu sama lain.

Outbound : Archery War 

Setelah outbound, kegiatan dilanjutkan dengan materi Manajemen Aksi dan Public Speaking. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai bagaimana mengelola sebuah aksi atau gerakan secara terarah serta bagaimana menyampaikan gagasan di hadapan orang lain dengan baik. Kemampuan berbicara di depan umum menjadi salah satu keterampilan penting bagi mahasiswa, terlebih bagi mereka yang nantinya akan terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi, kepanitiaan, maupun aktivitas dakwah.

Materi : Manajemen Aksi & Public Speaking
(Ust. Akmal Ahmad S.Si)

Materi terakhir adalah Ma'rifatul Gen Z. Materi ini menjadi sangat relevan bagi peserta yang merupakan bagian dari generasi Z. Peserta diajak untuk mengenal karakteristik, potensi, tantangan, serta dinamika generasi mereka sendiri. Pemahaman terhadap Gen Z menjadi penting, khususnya dalam membangun komunikasi dan pendekatan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Dengan mengenali karakter generasi sendiri, diharapkan peserta mampu mengambil peran secara lebih efektif dalam lingkungan kampus, organisasi, maupun masyarakat.

Materi : Ma'rifatul Gen Z
(Ust. Zuhdi Ibadurrahman)

Setelah seluruh rangkaian materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Pemilihan Nama Angkatan. Momen ini menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan peserta RADAR 3 karena nama angkatan tidak sekadar menjadi identitas bersama, tetapi juga menjadi simbol nilai, semangat, dan cita-cita yang ingin dibawa oleh seluruh anggota angkatan.

Melalui proses musyawarah dan kesepakatan bersama, peserta akhirnya menetapkan nama angkatan muda 6.7 “Thaifah Manshurah”. Nama tersebut menjadi identitas yang diharapkan mampu merepresentasikan semangat kebersamaan, keteguhan dalam perjuangan, serta komitmen untuk terus tumbuh dan memberikan kontribusi dalam jalan kebaikan.

Tidak berhenti pada penetapan nama angkatan, rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemilihan Mas'ul dan Mas'ulah angkatan. Mas'ul terpilih adalah Tabrani Im dari DPD Kabupaten Solok dan Mas'ulah Terpilih adalah Azka Sania Ulfa dari DPD Kabupaten Solok Selatan. Pemilihan ini menjadi bagian dari proses pembentukan kepemimpinan di antara peserta sekaligus menjadi langkah awal dalam menjaga komunikasi, koordinasi, dan keberlanjutan hubungan setelah kegiatan RADAR 3 berakhir. 

Pemilihan Mas'ul Dan Mas'ulah


Dengan demikian, hari kedua tidak hanya menjadi penutup rangkaian kegiatan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membentuk identitas dan kepemimpinan angkatan. Dari olahraga, permainan, pembekalan ilmu, hingga proses musyawarah dan pemilihan kepemimpinan, seluruh rangkaian dirancang untuk memberikan pengalaman yang utuh kepada peserta.

Pada akhirnya, esensi dari kegiatan ini bukan hanya tentang berapa banyak materi yang diterima, tetapi tentang apa yang dilakukan setelahnya. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat melahirkan gerakan, ukhuwah yang terjalin dapat melahirkan kolaborasi, dan identitas yang telah dibangun dapat menjadi pengingat untuk terus bertumbuh bersama.

Karena Radar 3 bukanlah akhir dari sebuah pelatihan. "Ia adalah awal dari perjalanan baru, perjalanan untuk bertumbuh, menjaga ukhuwah, dan menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas."

RADAR 3 DPP ASSALAM Sumbar ANSHARUL HAQ 5.6 — Bertemu untuk bertumbuh, bersama menguatkan ukhuwah, dan menciptakan dampak yang bermakna.



Ditulis Oleh

Kestari DPP Ansharul Haq 5.6